Tampilkan postingan dengan label Habib Novel bin Muhammad Alaydrus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Habib Novel bin Muhammad Alaydrus. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 April 2016

Mencukur Rambut Saat Haid


Haidh Mencukur Rambut Dan Memotong Kuku
Oleh Ustadz Novel Bin Muhammad Alaydrus
Pengasuh Majelis Ilmu Dan Dzikir AR-RAUDHAH, SOLO


Tanya :
Bolehkah seorang wanita yang sedang haidh mencukur rambut atau memotong kukunya ?
Jawab :
Pertama, seorang wanita yang sedang haidh diharamkan untuk melakukan sebelas hal, yaitu :
1. Shalat
2. Thawaf
3. Menyentuh Mushaf
4. Membawa Mushaf
5. Berdiam di Masjid
6. Membaca Al-Qur’an 
7. Puasa
8. Bercerai
9. Berjalan melintasi masjid jika dikhawatirkan akan mengotorinya
10. Bersetubuh (menikmati sesuatu di antara pusar dan lutut)
11. Berwudhu


(Lihat Ahmad bin 'Umar Asy-Syâthirî, Nailur Rajâ`, Dârul Minhâj, hal.88-90.)
Jika kita perhatikan, mencukur rambut atau memotong kuku tidaklah termasuk satu dari kesebelas hal yang diharamkan di atas. Kendati demikian, sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan kecuali setelah ia suci. Imam Al-Ghazâlî di dalam bukunya, Ihyâ 'Ulûmiddîn menjelaskan :
وَلاَ يَنْبَغِيْ أَنْ يَحْلِقَ أَوْ يَقْلِمَ أَوْ يَسْتَحِدَّ أَوْ يُخْرِجَ الدَّمَ أَوْ يُبِيْنَ مِنْ نَفْسِهِ جُزْءاً وَ هُوَ جُنُبٌ، إِذْ تَرِدُ إِلَيْهِ سَائِرُ أَجْزَائِهِ فيْ اْلآخِرَةِ فَيَعُوْدُ جُنُباً، وَيُقَالُ: إِنَّ كُلَّ شَعْرَةٍ تُطَالِبُهُ بِجَنَابَتِهَا
Seorang yang sedang junub hendaknya tidak mencukur rambutnya atau memotong kukunya atau mencukur rambut kemaluannya atau mengeluarkan darah atau menghilangkan salah satu bagian tubuhnya. Sebab, seluruh bagian tubuh tersebut akan mendatanginya dalam keadaan junub (berhadats besar). Dan dinyatakan pula bahwa setiap rambut kelak akan menuntutnya karena ia kembali ke tubuh dalam keadaan junub. (Muhammad bin Muhammad Al-Ghazâlî, Ihyâ 'Ulûmiddîn, Dârul Fikr, 1995, Juz.II, hal.37.)
Berdasarkan pendapat Imam Al-Ghazâlî di atas, seseorang yang sedang berhadats besar, baik junub maupun haidh, sebaiknya tidak mencukur rambut, memotong kuku, berbekam, mencabut gigi, dan sejenisnya agar kelak seluruh anggota tubuhnya dikembalikan kepadanya dalam keadaan suci.
📣
 Telegram Channel :


Untuk Bertanya dan Berkomentar silahkan PM atau Japri ke @habibnoval
Jangan lupa share artikel di atas kepada semua umat Islam di manapun mereka berada

Senin, 04 April 2016

Mp3 Habib Novel Dakwah Nabi Yang Damai

Ceramah Habib Novel bin Muhammad Alaydrus ketika di Masjid Nurul Huda UNS 31 Maret 2016

Sabtu, 26 Maret 2016

Mengapa Harus Bermadzhab?

gambar : santri.net

MENGAPA HARUS BERMADZHAB
Oleh Ustadz Novel Bin Muhammad Alaydrus,
Pengasuh Majelis Ilmu Dan Dzikir AR-RAUDHAH, Solo

Tanya :
Kenapa kebanyakan umat Islam dalam beribadah memakai madzhab Imam Syafi'i, Maliki, Hanafi atau Hambali, bukankah yang benar adalah yang mengikuti AlQur’an dan Sunnah (Hadits)? Kenapa tidak kembali kepada AlQur’an dan Sunnah saja?
Jawab :
Sebuah pertanyaan yang menarik, mengapa kita harus bermadzhab? Mengapa kita tidak kembali kepada AlQur’an dan Sunnah saja?
Kalimat "Mengapa kita tidak kembali kepada AlQur’an dan Sunnah saja?" seakan-akan menghakimi bahwa orang yang bermadzhab itu tidak kembali kepada AlQur’an dan Sunnah. Penggunaan kalimat "Mengapa kita tidak kembali kepada AlQur’an dan Sunnah saja?" tersebut telah menyebabkan sebagian orang memandang remeh ijtihad dan keilmuan para ulama, terutama ulama terdahulu yang sangat dikenal kesalehan dan keluasan ilmunya. Dengan menggunakan kalimat "Mengapa kita tidak kembali kepada AlQur’an dan Sunnah saja?" sekelompok orang sebenarnya sedang berusaha mengajak pendengar dan pembaca tulisannya untuk mengikuti cara berpikirnya, metodenya dalam memahami AlQur’an dan Sunnah, serta menganggap bahwa dirinyalah yang paling benar, karena ia telah berpegang kepada AlQur’an dan Sunnah, bukan fatwa atau pendapat para ulama. Hal semacam ini tentunya sangat berbahaya.
Sebenarnya sungguh aneh jika seseorang menyatakan agar kita tidak bermadzhab dan seharusnya kembali kepada AlQur’an dan Sunnah. Mengapa aneh, coba perhatikan, apakah dengan mengikuti suatu madzhab berarti tidak mengikuti AlQur’an dan Sunnah? Madzhab mana yang tidak kembali kepada AlQur’an dan Sunnah? Justru para pemuka madzhab tersebut adalah orang-orang yang sangat paham tentang AlQur’an dan Sunnah. Coba dicek, hasil ijtihad yang mana dalam suatu madzhab, yang tidak kembali kepada AlQur’an dan Al Hadits?
Ternyata semua hasil ijtihad keempat madzhab yang populer di dalam Islam semuanya bersumber kepada AlQur’an dan Hadits. Artinya dengan bermadzhab kita justru sedang kembali kepada AlQur’an dan Hadits dengan cara yang benar, yaitu mengikuti ulama yang dikenal keluasan ilmu dan kesalehannya.
Akhir-akhir ini memang muncul sekelompok orang yang sangat fanatik dengan golongannya dan secara sistematis berupaya mengajak umat Islam meninggalkan madzhab. Mereka seringkali berkata, "Kembalilah kepada Alquran dan Sunnah". Ajakan ini sepintas tampak benar, akan tetapi sangat berbahaya, karena secara tidak langsung mereka menggunakan kalimat (propaganda) di atas untuk menjauhkan umat dari meyakini pendapat para ulama terdahulu yang telah mumpuni. Mereka memaksakan agar kita semua hanya mengikuti pendapat gurunya.
Kemudian perhatikan lebih cermat lagi, apakah mereka yang menyatakan kembali kepada AlQur’an dan Sunnah benar-benar langsung kembali kepada AlQur’an dan Sunnah? Tidak bukan, mereka ternyata menyampaikan pendapat guru-gurunya. Artinya, mereka sendiri sedang membuat madzhab baru sesuai pemikiran guru-gurunya.
Coba bayangkan, andai saja setiap orang kembali kepada AlQur’an dan Sunnah secara langsung, tanpa bertanya kepada pakarnya, apa yang akan terjadi? Yang terjadi adalah setiap orang akan menafsirkan AlQur’an dan Sunnah menurut akalnya sendiri, jalan pikirnya sendiri, sehingga akan sangat berbahaya.
Oleh karena itu, kita harus bermadzhab, agar kita tidak salah memahami AlQur’an dan Sunnah. Kita sadar, tingkat keilmuan para pakar yang ada di masa ini tidak dapat disamakan dengan para ulama terdahulu, begitu pula tingkat ibadah dan kesalehan mereka.

Kamis, 19 Desember 2013

Kursus Pesholatan di Ar Raudhah

nKursus Pesholatan di Ar Raudhah setiap hari rabu dan kamis mulai ba'da magrib sampai isya' monggo bagi yang belum bisa datang langsung ke MARKAS AR RAUDHAH bisa menyimak kembali via mp3 maupun video, kunjungi pula website resmi AR RAUDHAH untuk mendapatkan mp3 yang versi asli belum di konvert.
  1. Kursus pesholatan  Jenis Thoharah Bag 1  4 September 2013    ( 4shared )
  2. Kursus pesholatan  Jenis Thoharoh Bag 2  5 September 2013    ( 4shared )
  3. Kursus pesholatan  Jenis Thoharoh Bag 3 11 September 2013   ( 4shared )
  4. Kursus pesholatan Jenis Thoharoh Bag 4 12 September 2013     ( 4shared )
  5. Kursus pesholatan hadats kecil 18 September 2013      ( 4shared )
  6. Kursus pesholatan hadats besar 19 September 2013      ( 4shared )
  7. Kursus pesholatan Bersuci secara umum 25 September 2013   ( 4shared )
  8. Kursus pesholatan Hadats besar bag 2 26 September 2013  ( 4shared )
  9. Kursus pesholatan Hadats Kecil dan Hadats Besar 1 Oktober 2013
  10. Kursus pesholatan Wudhu 2 Oktobet 2013
  11. Kursus pesholatan Macam macam mandi sunah 8 Oktober 2013
  12. Kursus pesholatan edisi khusus Membahas Qurban 9 Oktober 2013 
  13. Kursus pesholatan 13 November 2013
  14. Kursus pesholatan 19 November 2013 
  15. Kursus pesholatan 20 November 2013 
  16. Kursus pesholatan 26 November 2013
  17. Kursus pesholatan 27 November 2013
  18. Kursus pesholatan  03 Desember 2013
  19. Kursus pesholatan 10 Desember 2013
  20. Kursus pesholatan  11 Desember 2013
  21. Kursus pesholatan 17 Desember 2013
  22. Kursus pesholatan  18 Desember 2013


Sabtu, 14 Desember 2013

Buku Sirrul Asrar


Buku Sirrul Asrar
YUk milik segera Buku terbaru karya Habib Novel bin muhammad alaydrus yang berjudul " Sirrul Asrar . Rahasia dari semua rahasia " yang diterjemahkan dari karya Syaikh Abdul Qodir Al Jilani .

Muhiddin Syaikh "Abdul Qodir al jilani Rahimahullah yeng semenjak bayi tidak mau minum ASI sang ibu di siang hari Ramadhan, memiliki banyak karya yang bernilai tinggi. Sirrul Asrar diantaranya, kendati tidak terlampau tebal, buku ini syarat dengan mutiara ilmu yang membuat kita menyadari dari mana kita berasal dan ke mana kita harus melangkah.

Melalui buku ini , sang Syaikh Rahimahullah memaparkan secara gamblang jalan ruhani menuju kebahagiaan sejati. beliau Rahimahullah berkata :" Tempuhlah jalan orang orang saleh dan kembalilah kepada Tuhan kalian bersama kafilah ruhaniyah , sebab tidak lama lagi jalan itu akan ditutup, dan kalian tidak akan menemukan teman perjalanan menuju negeri asal, kita datang di dunia yang rendah dan rusak ini bukan untuk bersantai santai dabn bukan pula untuk makan dan minum memuaskan diri dengan keinginan keinginan buruk nafsu"

Dapatkan pula buku buku MEMBENTENGI AKIDAH ada 8 Judul buku
  1. Ulama sejagad menggugat salafi wahabi
  2. Mengenal lebih dekat AL Habib Abdullah bin alawi AL Haddad
  3. Sejarah berdarah sekte salafi wahabi
  4. Mendidik anak dengan benar
  5. Kang santri
  6. Mereka memalsukan kitab kitab karya ulama klasik
  7. Wasiat para wali dan sholihin
  8. Cahaya Hati
Koleksi Buku yang lain
buku karangan habib novel

Untuk mendapatkan buku buku ini Ini caranya sangat mudah cukup pesan lewat inbox ke Markun atau sms atau call  ke 085642229312 , apalah artinya sebuah jumlah uang yang kita keluarkan kalau di bandingkan dengan manfaat yang kita dapatkan pastilah tidak akan menyianyiakan kesempatan ini

Senin, 14 Oktober 2013

Pembacaan 20000 Yasin Terlaksana Sukses di Masjid Agung Surakarta

habib novel, 20000 yasin
Masjid Agung Solo yang semula cukup lengang pun berubah menjadi lautan manusia. Ribuan orang telah hadir di masjid Agung Solo. Ribuan lainnya terus berdatangan melalui beberapa pintu masjid.
Sebagian besar dari mereka menggunakan pakaian putih, selebihnya menggunakan jaket dengan berbagai nama majelis di punggungnya.Majelis Rosululloh, Majelis Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah (Malang), dan Ahbabul Musthofa merupakan beberapa di antara tulisan yang tertera di jaket yang digunakan jamaah.
Sambil menanti dimulainya tablig akbar bertajuk "20 ribu yasin untuk hajat Anda menuju Solo Kota Santri" bersama Habib Noval bin Muhammad Alaydrus, para jamaah tampak asyik mendengarkan lantunan solawat yang dilantunkan oleh kelompok hadroh Jamuri Solo dan Fatahilah.
Ketika Habib Noval memasuki selasar Masjid Agung Solo, banyak jamaah yang segera mengerumuni beliau. Selain bersalaman, ada seorang ibu yang berasal dari Malang yang membawa sebotol air untuk didoakan sang habib.
"Sebelum dimulai, yuk berdoa kepada Allah agar dikirimkan mendung atau angin yang semilir" ungkap Habib Noval mengawali majlis. Ucapan tersebut keluar setelah melihat ada sebagian jamaah diluar masjid yang kepanasan, meski panitia telah menutup halaman masjid dengan tenda.  Menariknya, sekitar lima menit setelah jamaah membaca Alfatehah yang dipimpin oleh Habib Noval mendung dan hawa dingin mulai datang. seolah ingin menaungi para jamaah dari sengatan matahari.
Setelah beberapa sambutan, Habib Noval bin Muhammad Alaydrus mengajak hadirin untuk membaca surat fatehah dan yasin. Selanjutnya, Habib Noval mengajak hadirin menzikirkan lafad "LA ILAHA ILLALLOH". Usai menzikirkan lafadz tersebut puluhan kali, habib Noval pun memimpin doa. Banyak hadirin yang menangis ketika mengamini doa sang habib. betapa tidak, sebagian besar doa yang dipanjatkan pimpinan majelis Ar-Raudhah berkaitan dengan permohonan ampun atas tiap dosa kepada orang tua.
"Ya Rabb,ampuni kata-kata kasar kami kepada orang tua kami" demikian di antara doa Habib Noval. Selain itu, abib Noval juga memohonkan ampun untuk setiap kaum muslimin, serta beberapa doa lain yang diaminkan oleh ribuan jamaah. Bahkan, sang Habib mendoakan keselamatan untuk siapapun yang membenci hadirin, lahir batin.
Setelah doa, Habib Noval menanyakan kesediaan jamaah untuk menyelenggaraan acara serupa tiap dua bulan sekali. tentu saja ajakan tersebut diamini oleh ribuan jamaah yang hadir.
Acara kemudian dilanjutkan dengan cerama singkat dari KH Abdurrohim dan Habib Muhammad.
Terdapat beberapa hal yang disampaikan KH Abdurrohim (Gus Rohim) dari Majelisul Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah. Salah satunya, beliau mengutarakan jika wasilah doa kepada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu ajaran yang disampaikan oleh Habib Anis bin Ali Alabsyi. Habib Anis merupakan guru dan mertua Habib Noval yang juga guru dari KH Abdurrohman.
Sementara itu, Habib Muhammad mengawali urainnya dengan "Anda tau tentang surga?  Selanjutnya, Habib Muhammad menguraikan tentang sorga, serta keyakinan beliau tentang jamaah yang hadir di Masjid Agung Solo sebagai calon penghuni surga. Selanjutnya, Habib Muhammad menceritakan tentang keberuntungannya bisa dekat dengan Habib Noval bin Muhammad Alaydrus.

Sebagai penutup acara, Habib Noval bin Muhammad Alaydrus mengumumkan akan diadakannya Pameran Buku Aswaja se-Solo di bulan Muharam nanti. Selain itu, Habib Noval menyampaikan tentang diselengarakanya pembacaan Maulid Simhudduror di majlis Ar-Raudhah setiapJum'at Pon.


Pembacaan 20000 Yasin Terlaksana Sukses di Masjid Agung Surakarta

habib novel, 20000 yasin
Masjid Agung Solo yang semula cukup lengang pun berubah menjadi lautan manusia. Ribuan orang telah hadir di masjid Agung Solo. Ribuan lainnya terus berdatangan melalui beberapa pintu masjid.
Sebagian besar dari mereka menggunakan pakaian putih, selebihnya menggunakan jaket dengan berbagai nama majelis di punggungnya.Majelis Rosululloh, Majelis Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah (Malang), dan Ahbabul Musthofa merupakan beberapa di antara tulisan yang tertera di jaket yang digunakan jamaah.
Sambil menanti dimulainya tablig akbar bertajuk "20 ribu yasin untuk hajat Anda menuju Solo Kota Santri" bersama Habib Noval bin Muhammad Alaydrus, para jamaah tampak asyik mendengarkan lantunan solawat yang dilantunkan oleh kelompok hadroh Jamuri Solo dan Fatahilah.
Ketika Habib Noval memasuki selasar Masjid Agung Solo, banyak jamaah yang segera mengerumuni beliau. Selain bersalaman, ada seorang ibu yang berasal dari Malang yang membawa sebotol air untuk didoakan sang habib.
"Sebelum dimulai, yuk berdoa kepada Allah agar dikirimkan mendung atau angin yang semilir" ungkap Habib Noval mengawali majlis. Ucapan tersebut keluar setelah melihat ada sebagian jamaah diluar masjid yang kepanasan, meski panitia telah menutup halaman masjid dengan tenda.  Menariknya, sekitar lima menit setelah jamaah membaca Alfatehah yang dipimpin oleh Habib Noval mendung dan hawa dingin mulai datang. seolah ingin menaungi para jamaah dari sengatan matahari.
Setelah beberapa sambutan, Habib Noval bin Muhammad Alaydrus mengajak hadirin untuk membaca surat fatehah dan yasin. Selanjutnya, Habib Noval mengajak hadirin menzikirkan lafad "LA ILAHA ILLALLOH". Usai menzikirkan lafadz tersebut puluhan kali, habib Noval pun memimpin doa. Banyak hadirin yang menangis ketika mengamini doa sang habib. betapa tidak, sebagian besar doa yang dipanjatkan pimpinan majelis Ar-Raudhah berkaitan dengan permohonan ampun atas tiap dosa kepada orang tua.
"Ya Rabb,ampuni kata-kata kasar kami kepada orang tua kami" demikian di antara doa Habib Noval. Selain itu, abib Noval juga memohonkan ampun untuk setiap kaum muslimin, serta beberapa doa lain yang diaminkan oleh ribuan jamaah. Bahkan, sang Habib mendoakan keselamatan untuk siapapun yang membenci hadirin, lahir batin.
Setelah doa, Habib Noval menanyakan kesediaan jamaah untuk menyelenggaraan acara serupa tiap dua bulan sekali. tentu saja ajakan tersebut diamini oleh ribuan jamaah yang hadir.
Acara kemudian dilanjutkan dengan cerama singkat dari KH Abdurrohim dan Habib Muhammad.
Terdapat beberapa hal yang disampaikan KH Abdurrohim (Gus Rohim) dari Majelisul Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah. Salah satunya, beliau mengutarakan jika wasilah doa kepada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu ajaran yang disampaikan oleh Habib Anis bin Ali Alabsyi. Habib Anis merupakan guru dan mertua Habib Noval yang juga guru dari KH Abdurrohman.
Sementara itu, Habib Muhammad mengawali urainnya dengan "Anda tau tentang surga?  Selanjutnya, Habib Muhammad menguraikan tentang sorga, serta keyakinan beliau tentang jamaah yang hadir di Masjid Agung Solo sebagai calon penghuni surga. Selanjutnya, Habib Muhammad menceritakan tentang keberuntungannya bisa dekat dengan Habib Noval bin Muhammad Alaydrus.

Sebagai penutup acara, Habib Noval bin Muhammad Alaydrus mengumumkan akan diadakannya Pameran Buku Aswaja se-Solo di bulan Muharam nanti. Selain itu, Habib Noval menyampaikan tentang diselengarakanya pembacaan Maulid Simhudduror di majlis Ar-Raudhah setiapJum'at Pon.
Untuk mendownload rekaman Mp3 nya bisa langsung klik di
Pembacaan 20000 Yasin Terlaksana Sukses di Masjid Agung Surakarta ( Mp3 )
Pembacaan 20000 Yasin Terlaksana Sukses di Masjid Agung Surakarta ( 8 File Video )

Redaktur: Pekik Nursasongko 
Foto Bp Tasir Hidayat
Sumber muslimedianews.com


Kamis, 26 September 2013

Rutinan di Bustanul Asyiqin Edisi Spesial

Rutinan di Bustanul asyiqin

Rutinan di Gedung Bustanul Asyiqin tadi malam 25 September 2013 bersama Habib Syekh merupakan edisi spesial di luar biasanya karena tadi malam hadir pula Habib Novel bin muhammad alaydrus, KH Abdullah sa'ad serta Habib Muhammad husein al habsyi, yang memberikan tausyiahnya walaupun cuma sebentar tapi penuh dengan ilmu dan makna.

Monggo bagi yang gak bisa hadir ataupun gak bisa ngikuti lewat streaming bisa mendownloadnya:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kyai Menjawab

logo-kyaijawab
logo-kyaijawab